Loading Now

Di Hadapan Buruh KSPN, Airlangga Hartarto Paparkan 4 Janji Partai Golkar Sejahterakan Rakyat

Di Hadapan Buruh KSPN, Airlangga Hartarto Paparkan 4 Janji Partai Golkar Sejahterakan Rakyat

 Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri langsung rapat konsolidasi buruh dari kelompok Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) di Karawang, Jawa Barat. Menurut dia, KSPN adalah barisan pendukung Partai Golkar yang juga mendukung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Relawan buruh KSPN sudah memberikan dukungannya kepada pasangan 02 dan KSPN ini sudah bersama dengan pemerintah dalam perjuangan. Jadi hari ini adalah konsolidasi di Dapil Karawang,” kata Airlangga di lokasi, Rabu (31/1/2024).

Kepada mereka, dia menjanjikan empat hal bila Golkar dan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Gibran bisa memenangkan Pilpres 2024.

Apalagi jika kemenangan diraih hanya dalam satu putaran, maka kelompok buruh bisa merasakan dampak positif dari empat hal yang sudah dijanjikan.

“Pertama modal kerja untuk mereka yang berusaha itu nanti kami akan perjuangkan dan salah satu yang bisa dibuat dalam frame program yaitu dalam kredit usaha rakyat. Kedua beasiswa, sekarang pemerintah sedang melakukan perbaikan terhadap dana abadi pendidikan dimana itu akan juga disiapkan untuk pelatihan sehingga cocok untuk para pekerja. Jadi kita bisa berikan beasiswa untuk pelatihan vokasi misalnya yang bisa cepat masuk lapangan kerja,” tutur Airlangga.

“Ketiga terkait dengan (kenaikan) upah, itu kita bisa terus dorong dan (kredit) perumahan, jadi terhadap karyawan kita bisa sediakan secara (skema) khusus,” imbuh Airlangga.

Airlangga melanjutkan, sejauh ini Golkar sangat optimis terhadap elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Barat. Bahkan secara angka di survei, dia mengklaim berada di atas 50 persen. “Karena memang sekarang sudah unggul. Faktornya tinggal lebih tinggi lagi. Insya Allah di Jawa Barat sudah di atas 50 persen,” dia menandasi.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri langsung rapat konsolidasi buruh dari kelompok Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) di Karawang, Jawa Barat.

Menurut dia, KSPN adalah barisan pendukung Partai Golkar yang juga mendukung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Relawan buruh KSPN sudah memberikan dukungannya kepada pasangan 02 dan KSPN ini sudah bersama dengan pemerintah dalam perjuangan. Jadi hari ini adalah konsolidasi di Dapil Karawang,” kata Airlangga di lokasi, Rabu (31/1/2024).

Kepada mereka, dia menjanjikan empat hal bila Golkar dan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Gibran bisa memenangkan Pilpres 2024.

Apalagi jika kemenangan diraih hanya dalam satu putaran, maka kelompok buruh bisa merasakan dampak positif dari empat hal yang sudah dijanjikan.

“Pertama modal kerja untuk mereka yang berusaha itu nanti kami akan perjuangkan dan salah satu yang bisa dibuat dalam frame program yaitu dalam kredit usaha rakyat. Kedua beasiswa, sekarang pemerintah sedang melakukan perbaikan terhadap dana abadi pendidikan dimana itu akan juga disiapkan untuk pelatihan sehingga cocok untuk para pekerja. Jadi kita bisa berikan beasiswa untuk pelatihan vokasi misalnya yang bisa cepat masuk lapangan kerja,” tutur Airlangga.

“Ketiga terkait dengan (kenaikan) upah, itu kita bisa terus dorong dan (kredit) perumahan, jadi terhadap karyawan kita bisa sediakan secara (skema) khusus,” imbuh Airlangga.

Airlangga melanjutkan, sejauh ini Golkar sangat optimis terhadap elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Barat. Bahkan secara angka di survei, dia mengklaim berada di atas 50 persen.

“Karena memang sekarang sudah unggul. Faktornya tinggal lebih tinggi lagi. Insya Allah di Jawa Barat sudah di atas 50 persen,” dia menandasi.

Dia menyebut, pada survei tersebut juga dilakukan simulasi jika Pemilihan Presiden atau Pilpres dilaksanakan dua putaran. Pada simulasi pertama, pasangan Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin.

Sari menyebut, pasangan Prabowo-Gibran unggul 64,0 persen dibandingkan dengan pasangan Anies-Muhaimin yang memperoleh 23,1 persen, dan terdapat 12,9 responden tidak tahu/tidak jawab.

“Kemudian, disimulasikan antara pasangan Prabowo-Gibran dengan Ganjar-Mahfud, diperoleh hasil pasangan Prabowo-Gibran unggul jauh diangka 68,3 persen dibandingkan dengan pasangan Ganjar-Mahfud yang hanya memperoleh 14,9 persen, dengan 16,8 persen responden tidak tahu/tidak jawab,” terang dia. (sumber)