Loading Now

Politisi Muda Perempuan, Puteri Komarudin Jadi Narasumber Bedah Buku ‘Srikandi Partai Golkar: Kiprah di Parlemen 2019-2024′

Politisi Muda Perempuan, Puteri Komarudin Jadi Narasumber Bedah Buku ‘Srikandi Partai Golkar: Kiprah di Parlemen 2019-2024′

HUT ke-22, KPPG menggandeng Golkarpedia gelar peluncuran dan bedah buku ‘Srikandi Partai Golkar: Kiprah di Parlemen 2019-2024′. Hadir sebagai salah satu narasumber, Puteri Komarudin. Puteri dalam kesempatannya memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto karena telah membuka ruang yang luas bagi generasi milenial, gen z termasuk perempuan untuk berkiprah secara luas.

“Partai Golkar di bawah kepemimpinan Pak Airlangga memberikan ruang yang sangat luas bagi anak-anak generasi milenial, gen z dan termasuk perempuan untuk berkiprah. Kalau di parlemen ada saya, ada Mbak Dyah Roro juga. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Partai Golkar bisa menjawab kebutuhan dari masyarakat dan frame yang sedang berkembang,” dikatakan Puteri Komarudin yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini.

Selain diberikan ruang yang cukup luas untuk berkiprah di Partai Golkar, Puteri bersyukur ekosistem politik di partai berlambang pohon beringin ini sangat suportif. Para mentor dan senior di partai ini, sangat mendukung generasi penerus mengembangkan karir politiknya.

“Ketika masuk politik, bagi kita gen z paling penting adalah bagaimana kita bisa diberi kepercayaan, untuk passion dan concern kita. Bagi saya, alhamdulillah para mentor dan senior senantiasa mau membagikan ilmu bagi saya yang masih muda ini,” tutur Ketua DPP Partai Golkar ini.

Untuk para generasi penerus, generasi milenial dan gen z termasuk perempuan Partai Golkar, Puteri Komarudin berpesan agar kita jangan malu bertanya kepada para senior. Banyak yang malu bertanya karena takut dianggap bodoh, tetapi bagi legislator asal Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini, bertanya adalah cara kita mendewasakan pemikiran. Terutama ketika pertanyaan kepada para senior dan mentor yang memiliki kebijaksanaan dalam menyikapi suatu masalah.

“Pesan saya, jangan takut bertanya. Karena bertanya bukan tanda kebodohan, tapi bagian dari pendewasaan kita mengarungi dunia politik ke depan. Terakhir, ketika kita diberikan kepercayaan untuk menduduki satu posisi, sebagai perempuan tentu tanggung jawab itu harus dijalankan dengan penuh amanah. Tidak hanya pada karir, tetapi juga pada keluarga,” pungkas Puteri Komarudin yang juga Ketua Depinas SOKSI ini.

Kegiatan bedah buku yang digagas KPPG dan Golkarpedia ini turut dihadiri beberapa pembicara yaitu Pemimpin Umum Golkarpedia Achmad Annama Chayat, Peneliti Cakra Wikara Anna Marget, Peneliti Perludem Titi Anggraini, Senior perempuan Partai Golkar Dewi Asmara dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. {politiknesia}

Share this content: