Loading Now

Pemilik Kafe Ngomel Baliho Kampanye Tutupi Reklame Usaha, Ternyata Tiang dan Tanah Milik Caleg Golkar

Pemilik Kafe Ngomel Baliho Kampanye Tutupi Reklame Usaha, Ternyata Tiang dan Tanah Milik Caleg Golkar

Caleg Partai Golkar DPR RI di Dapil Sumbar II, Ola Dhifla Wiyani menjadi viral di tiktok karena persoalan pemasangan baliho milikinya. Sebelumnya ada seorang perempuan dengan akun tiktok @dianaimbra yang memposting video mengenai adanya penutupan baliho tempat usahanya oleh gambar seorang Caleg.

Caleg yang dimaksud adalah Ola Dhifla Wiyani. Dalam videonya, ia marah-marah sembari terus memvideokan baliho yang sudah terpasang gambar Ola Dhifla Wiyani itu. “Inilah perilaku Caleg-Caleg jaman sekarang, ini kebetulan papan nama dari tempat usaha saya, Tan Malaka Tri Cafe ditutup dengan spanduk. Entah kayak mana lah ya pemikirannya tim suksesnya atau ibu ini ya,” dikatakan akun @dianaimbra dalam videonya.

“Kalau seandainya di sini saudara-saudara sekalian diperlakukan seperti ini bagaimana ya kira-kira? Nah ini bertempat di Balai Tolang. Kebetulan ini di tempat usaha saya yang saya kontrak dipasang sama tim sukses ibu ini,” tambahnya lagi dengan terus memvideokan reklame tersebut.

Postingan akun @dianaimbra tersebut lantas menjadi viral di tiktok, hingga detik ini pada 30 Desember 2023 pukul 14.47, tak kurang dari 12,7 juta viewers, 413,7 ribu likes dan 8.950 komentar yang ada pada konten tersebut.

Dalam klarifikasinya, yang diposting dalam akun @dhifla.wiyani, Ola Dhifla Wiyani mengatakan bahwa tiang reklame itu sejatinya memang milik dia. Pada 6 tahun lalu, Caleg nomor urut 3 ini membuat banyak tiang reklame di Padang Pariaman dan Kabupaten Limapuluh Kota. Kini Ola Dhifla Wiyani ingin menggunakan untuk kepentingannya pribadi.

“Tiang besi ini sudah aku bikin 6 tahun lalu di kampung Bakonya (saudara perempuan) si papa di Balai Tolang, Limapuluh Kota. Dan selama 5 tahun ini, tiang ini memang dipakai oleh bakonya si papa itu untuk iklan dan lain-lain dengan seizinku. 2 bulan yang lalu, bako papa itu menelefon aku supaya tim Dhifla3 memasang baliho Dhifla di tiang milikku tersebut karena sudah masuk masa kampanye,” tulis akun @dhifla.wiyani dalam klarifikasinya.

Lebih lanjut, Ola Dhifla Wiyani menjelaskan bahwa hal ini hanyalah miss komunikasi semata. Si penyewa bangunan, yang kebetulan berada di samping lokasi reklame tidak tahu bahwa reklame itu dimiliki oleh Ola Dhifla Wiyani. Sedangkan si penyewa bangunan selama ini menggunakan tiang reklame itu secara gratis untuk promosikan usahanya.

“Karena tim Dhifla3 sibuk, maka baru tadi pagi sempat dipasang. Eh, sorenya viral banget. Ini miscom saja sebenarnya. Kayaknya dia tidak tahu kalau tiang itu aku yang punya, makanya dia ngomel-ngomel seolah-olah dia terdzalimi,” sambung perempuan yang akrab disapa Uni Ola ini.

Uni Ola mengaku lupa pernah memiliki baliho sebelumnya, penggunaan baliho yang ada di Limapuluh Kota itu pun diingatkan oleh banyak orang untuk menggunakan sarana iklan baliho untuk mensosialisasikan diri.

“Lah dia pakai tiang itu selama ini gratis kok, kalau sekarang aku mau pakai sendiri buat diri sendiri kan boleh-boleh saja kan. Aku memang pelupa, ternyata sejak 6 tahun lalu, aku itu punya banyak tiang-tiang besi buat baliho (reklame),” lanjut Uni Ola.

“Cuma ga ingat untuk memakainya baik di Padang Pariaman maupun di Limapuluh Kota. Sekarang ini diingatkan oleh semua orang buat memakainya kembali. Akhirnya satu persatu mulai dipasang lagi dengan baliho diriku. Meski belum semuanya sempat terpasang,” pungkasnya menuntaskan klarifikasi. {politiknesia}