
Kumpulkan Perusahaan Malaysia, Menteri P2MI Mukhtarudin Tegaskan Tuntutan Perlindungan Pekerja Legal
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menggelar dialog lintas stakeholder dalam agenda Ministerial Engagement bersama perusahaan dari berbagai sektor di Malaysia serta para pemangku kepentingan dalam ekosistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan, masukan, hingga tantangan yang dihadapi pekerja migran dan para pihak terkait di lapangan.
Dalam forum itu, Menteri Mukhtarudin menegaskan pentingnya kerja bersama untuk memperkuat sistem pelindungan PMI sekaligus memastikan penempatan pekerja migran berjalan legal, aman, dan berkualitas.
“Dalam forum ini kami mendengarkan langsung berbagai persoalan, masukan, dan tantangan yang dihadapi di lapangan,” kata Menteri Mukhtarudin seperti dikutip dari unggahan Instagram resminya.
Menindaklanjuti setiap aduan dan kendala yang disampaikan, Mukhtarudin langsung menginstruksikan jajaran kementerian untuk melakukan respons cepat dan langkah penyelesaian yang terukur. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan PMI dapat segera ditangani secara efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi lintas stakeholder menjadi kunci dalam membangun tata kelola penempatan PMI yang lebih baik. Pemerintah juga terus mendorong penguatan pelindungan pekerja migran sejak proses perekrutan, penempatan, hingga kepulangan ke tanah air.
“Gerak bersama ini dilakukan untuk memperkuat pelindungan serta mendorong terwujudnya penempatan Pekerja Migran Indonesia yang legal, berkualitas, dan semakin memberikan manfaat bagi pekerja maupun pembangunan nasional,” ujarnya.
Dialog tersebut turut melibatkan berbagai perusahaan pengguna tenaga kerja Indonesia di Malaysia serta unsur pemangku kepentingan lainnya yang selama ini berperan dalam ekosistem pelindungan PMI. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra terkait dalam menciptakan ekosistem kerja migran yang lebih profesional dan manusiawi.
Pemerintah melalui Kementerian P2MI juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi pekerja migran Indonesia, termasuk memastikan setiap pengaduan mendapat penanganan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

