Loading Now

Gelar Pasar Murah di Rawamangun, Widi Mulyadi: Bukti Partai Golkar Peduli Terhadap Ekonomi Rakyat

Gelar Pasar Murah di Rawamangun, Widi Mulyadi: Bukti Partai Golkar Peduli Terhadap Ekonomi Rakyat

Caleg Partai Golkar DPRD DKI Dapil 4 Jakarta Widi Mulyadi menggelar pasar rakyat di tiga titik wilayah Rawamangun dan Pramuka, Jakarta Timur pada Minggu (07/01). Kegiatan tersebut digelar Widi Mulyadi dengan menggandeng Caleg Partai Golkar DPR RI Dapil DKI Jakarta I, Ario Bimo Nandito atau Dito Ariotedjo.

Dalam kesempatan tersebut, Widi Mulyadi menyampaikan bahwa pemilihan agenda kegiatan untuk menggelar pasar rakyat didasarkan pada keinginan untuk melakukan sosialisasi bahwa Partai Golkar senantiasa hadir untuk masyarakat. Selain itu, dengan digelarnya pasar murah menurut Widi Mulyadi akan turut membantu perekonomian masyarakat di sektor mikro.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Partai Golkar dan kader-kadernya peduli pada perekonomian masyarakat. Apalagi ketua umum kita (Red-Airlangga Hartarto) sebagai Menko Perekonomian telah merumuskan berbagai kebijakan pro rakyat dengan berbagai bantuan langsung yang diberikan untuk masyarakat, terbaru ada BLT El Nino,” ujar Widi Mulyadi kepada redaksi Golkarpedia melalui wawancara pada Minggu (07/01).

Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat menyambut antusias program pasar rakyat yang digelar Widi Mulyadi bersama Dito Ariotedjo. Di titik pertama yang digelar di Jl. Juwed RT 08 RW 09, Rawamangun tak kurang dari 300 masyarakat tumpah ruah. Pun dengan titik kedua dan ketiga yang digelar di Jl. Ikan Mas, Kelurahan Jati, serta Jl. Pramuka Raya RT 01 RW 01, Utan Kayu Utara, Matraman ratusan orang juga memadati tempat acara.

Pasar murah ini menyediakan paket sembako dengan berbagai isi seperti minyak goreng, gula pasir, kopi, teh, dan sebagainya seharga Rp. 50 ribu rupiah untuk satu paketnya. Masyarakat yang mendapatkan kupon bisa membeli paket sembako ini dengan hanya membayar Rp. 5 ribu rupiah.

Dalam sambutannya, Widi Mulyadi memaparkan mengenai program yang diusungnya dalam masa kampanye hingga nanti terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta. Pertama adalah program kuliah murah. Program ini hanya mewajibkan pesertanya membayar 200 ribu per bulan tanpa biaya bangunan dan juga uang pangkal. Kedua, Widi Mulyadi berkomitmen memunculkan unit-unit UMKM di Dapilnya.

“Sementara ini saya membina 2 unit UMKM yakni Pom Migor. Jadi konsepnya seperti pom bensin, tapi berisi minyak goreng. Nah ibu-ibu bisa beli secara eceran di Pom Migor ini. Tidak harus satu liter, ibu beli 2 ribu rupiah pun akan kita layani di Pom Migor ini,” papar Caleg Partai Golkar DPRD DKI Dapil 4 Jakarta nomor urut 2 ini. .

Senada dengan Widi Mulyadi, Caleg Partai Golkar Dapil DKI Jakarta I Ario Bimo Nandito yang turut hadir dalam acara juga menegaskan bahwa kegiatan pasar rakyat ini digelar dalam rangka mensosialisasikan diri serta membumikan program ekonomi rakyat Partai Golkar. Ia pun turut mendengungkan keberhasilan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam upaya menstabilkan ekonomi di masa krisis.

“Di masa krisis seperti saat pandemi Covid-19 lalu, ibu-ibu mendapatkan BLT dari pemerintah, kemudian juga ada BLT El Nino belum lama ini. Program-program tersebut dikoordinir oleh Kemenko Perekonomian, yang mana menterinya adalah Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Airlangga Hartarto. Jadi kalau Partai Golkar menang, insya Allah barang-barang murah, ekonomi ibu-ibu akan semakin mudah,” sebut pria yang menjabat sebagai Menpora RI ini. {politiknesia}