Di Tengah Padatnya Jemaah Jamarat, Menteri Bahlil Lahadalia Doakan Jemaah Haji RI Jadi Mabrur

Di Tengah Padatnya Jemaah Jamarat, Menteri Bahlil Lahadalia Doakan Jemaah Haji RI Jadi Mabrur

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi pelayanan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Mina, Arab Saudi, pada Jumat (29/5/2026). Dilansir dari Cahaya, Bahlil berada di Tanah Suci sebagai salah satu tokoh yang menerima undangan khusus tanpa antre dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Bahlil saat ditemui oleh jurnalis di kawasan lempar jumrah Jamarat, Mina. Selain memuji fasilitas yang disediakan, ia juga menyempatkan diri melayani permintaan foto bersama dari beberapa jemaah haji asal Indonesia sebelum bertolak kembali ke Makkah.

“Semoga jemaah haji tahun ini menjadi jemaah haji mabrur,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Bahlil merupakan bagian dari rombongan tokoh Muslim Indonesia yang berangkat melalui Program Tamu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Di sela-sela pelaksanaan rangkaian ibadah, ia menegaskan kepuasannya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak penyelenggara di Arab Saudi.

“Pelayanan bagus,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Program tahunan ini memberangkatkan sebanyak 42 warga negara Indonesia yang terdiri dari pejabat negara, tokoh masyarakat, ulama, hingga akademisi yang dinilai berkontribusi bagi bangsa. Selain Bahlil, tokoh nasional lain seperti Ahmad Muzani dan Ahmad Haikal Hasan juga masuk dalam daftar undangan kehormatan tersebut.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan atas arahan langsung dari Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Kebijakan ini bertujuan mempererat hubungan keagamaan dan kemanusiaan dengan negara sahabat.

“Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jamaah haji,” ujar Faisal Abdullah H. Amodi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.

READ  Strategi Agresif Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Genjot Lifting Minyak: Insentif hingga Ancaman Cabut Konsesi

Para jemaah undangan khusus ini telah diberangkatkan dari Jakarta pada 19 Mei 2026 dengan berbagai fasilitas kemudahan agar dapat berfokus menjalankan ibadah secara khusyuk. Rombongan tamu Raja Salman tersebut dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada 3 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan.

CATEGORIES
TAGS
Share This