Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono Pantau Intensif Penyelamatan 4 WNI Disandera Perompak Somalia

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono Pantau Intensif Penyelamatan 4 WNI Disandera Perompak Somalia

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan Komisi I DPR RI terus memantau perkembangan penanganan kasus penyanderaan empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) tanker MT Honour 25 di perairan Somalia. Menurutnya, pemerintah telah melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan para WNI tersebut.

Hal itu disampaikan Dave saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI di Badung, Bali, Jumat (26/6/26). Ia mengatakan komunikasi antara pemerintah dengan perwakilan Indonesia di luar negeri terus berlangsung guna memonitor perkembangan situasi di lapangan.

“Informasi tersebut memang sudah kita pantau dan terima, di mana pihak KBRI, Kemlu, maupun instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan,” ujar Dave.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah yang terukur dalam menangani kasus tersebut. Tahap awal dilakukan melalui jalur diplomasi dengan mengedepankan komunikasi dan negosiasi sebagai upaya untuk menyelesaikan krisis secara damai.

Namun demikian, Dave menegaskan pemerintah juga telah menyiapkan berbagai opsi apabila kondisi di lapangan memerlukan langkah lanjutan. Menurutnya, keselamatan para WNI tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.

“Bila memang dibutuhkan, tentu akan dilakukan operasi-operasi khusus untuk melakukan pembebasan terhadap WNI kita,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, kapal tanker MT Honour 25 yang juga dikenal dengan nama MT Ander 25 dilaporkan dibajak oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026. Dalam insiden tersebut, empat WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal menjadi korban penyanderaan.

Dave menegaskan Komisi I DPR RI akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus tersebut serta mendorong Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia, dan seluruh instansi terkait untuk mengoptimalkan berbagai upaya demi memastikan keempat WNI dapat segera dibebaskan dan kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.

READ  Beniyanto: Kebijakan Sektor Energi dan SDA Harus Tingkatkan Investasi, Optimalisasi Penerimaan Negara dan Penguatan Hilirisasi
CATEGORIES
TAGS
Share This