Anggota  BKSAP DPR RI Musa Rajekshah Dorong Kurikulum Pendidikan Sadar Wisata Sejak Dini di Bali

Anggota BKSAP DPR RI Musa Rajekshah Dorong Kurikulum Pendidikan Sadar Wisata Sejak Dini di Bali

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Musa Rajekshah, menilai pendidikan sadar wisata yang diterapkan sejak usia dini melalui kurikulum sekolah menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi pariwisata berkualitas (quality tourism) di Bali. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor pariwisata harus terus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tumbuh dengan kepedulian terhadap kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sebagai pilar utama pariwisata berkelanjutan.

“Dari tingkat terendah, tingkat SD, SMP, SMA, memang harus dibikin kurikulum belajar tentang pariwisata dan juga peningkatan bagaimana supaya anak-anak ini dari kecil sudah sadar wisata dan semakin tahu ke depan menjaga kebersihan, menjaga keamanan,” kata Musa dalam agenda Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Bali, Jumat (19/6/26).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster, politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa kesadaran masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan sektor pariwisata. Ia menilai Bali memiliki keunggulan dibandingkan banyak daerah lain di Indonesia karena masyarakatnya telah memiliki tingkat kesadaran wisata yang tinggi.

Menurut Musa, modal sosial tersebut perlu terus dijaga dan diperkuat agar tidak tergerus oleh dinamika perkembangan zaman.

“Kalau habit masyarakat atau kebiasaan masyarakat tidak sadar wisata, ini sulit. Kalau Bali sudah sadar wisatanya luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Musa mencontohkan sejumlah negara yang berhasil menanamkan kesadaran lingkungan dan mitigasi sejak usia dini sebagai praktik baik yang dapat diadaptasi di Indonesia. Salah satu contoh yang ia soroti adalah Jepang, yang telah membekali anak-anak dengan pengetahuan tanggap bencana sejak jenjang sekolah dasar.

“Sama seperti di Jepang, mereka anak-anak kecil itu sudah tahu betul bagaimana tanggap bencana. Karena di sana memang daerah rawan gempa, tapi dari tingkat sekolah dasarnya sekalipun sudah diajarkan,” jelasnya.

READ  Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra Dukung Pemerintah Percepat Eksplorasi 118 Blok Migas Baru

Ia meyakini pendekatan serupa dapat diterapkan untuk membangun budaya pariwisata berkelanjutan di berbagai daerah destinasi wisata di Indonesia. Menurutnya, edukasi sadar wisata sejak dini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan sektor pariwisata.

Musa menambahkan, generasi yang tumbuh melalui kurikulum sadar wisata akan memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan, kebersihan, keamanan, sumber daya air, serta kelestarian alam. Dengan demikian, kebijakan pemerintah dalam pengembangan pariwisata dapat berjalan seiring dengan partisipasi aktif masyarakat.

“Supaya nanti ke depan apa pun yang dilakukan pemerintah, masyarakat ini sudah sadar dan menjaga lingkungan, menjaga keamanan, menjaga kebersihan, menjaga juga sampah, sumber-sumber air, supaya pohon-pohon juga dijaga,” paparnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, BKSAP DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Dukungan itu dinilai penting mengingat posisi strategis Bali sebagai salah satu destinasi unggulan yang menjadi wajah Indonesia di mata dunia.

Selain memperkuat daya saing pariwisata Bali, penguatan fondasi melalui pendidikan sadar wisata juga diharapkan dapat menjadi model yang direplikasi di berbagai destinasi unggulan lainnya di Indonesia guna mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

CATEGORIES
TAGS
Share This