Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beliau menilai program strategis ini memiliki dampak ganda (multiplier effect) yang sangat luar biasa: tidak hanya menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia, tetapi juga bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif.

Sebagai wakil rakyat yang berfokus pada isu kesehatan dan ketenagakerjaan, Ranny menyoroti keunggulan program MBG dari sisi pembangunan sumber daya manusia (human capital). Pemberian nutrisi dan gizi yang terukur kepada anak-anak sekolah adalah langkah preventif paling efektif untuk memberantas stunting sekaligus meningkatkan kecerdasan kognitif anak. Dengan asupan yang bergizi, negara sedang memastikan bahwa anak-anak yang belajar hari ini akan tumbuh menjadi talenta unggul yang kompetitif di masa depan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi peradaban yang sangat luar biasa. Kita sedang meletakkan batu loncatan yang kuat untuk menyongsong Indonesia Emas. Anak-anak yang sehat, cerdas, dan tercukupi gizinya hari ini adalah kunci utama bagi bangsa kita untuk memiliki generasi penerus yang berdaya saing tinggi di tingkat global pada satu atau dua dekade mendatang,” ujar Ranny.

Di samping target peningkatan kualitas kesehatan anak bangsa, program MBG juga dirancang dengan ekosistem yang terintegrasi langsung dengan ekonomi masyarakat sekitar. Ranny memaparkan bahwa rantai pasok program ini sangat panjang dan melibatkan banyak pihak di tingkat akar rumput. Kebutuhan bahan baku yang besar mewajibkan penyerapan hasil panen dari petani, peternak, dan nelayan lokal di masing-masing daerah.

Lebih jauh lagi, operasional Dapur Umum atau satuan pelayanan gizi di berbagai titik otomatis membuka jutaan lapangan pekerjaan baru. Mulai dari ahli gizi lokal, juru masak, tenaga kebersihan, hingga armada pengantar makanan, semuanya direkrut dari masyarakat sekitar.

READ  Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian: Penataan Status Guru Harus Matang, Jangan Sampai Sekolah Lumpuh

“Ekosistem Makan Bergizi Gratis ini adalah pendorong likuiditas ekonomi daerah yang sangat efektif. Ibu-ibu rumah tangga dan pemuda desa kini memiliki peluang kerja baru sebagai penggerak dapur gizi. UMKM dan koperasi lokal juga hidup karena pesanan bahan pangan yang pasti setiap harinya. Jadi, perputaran uangnya benar-benar terjadi di desa dan kecamatan, langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil,” tambah legislator dari Fraksi Partai Golkar ini.

Sebagai penutup, Ranny Fahd Arafiq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menyukseskan program strategis ini, dikarenakan manfaatnya  sangat besar bagi masyarakat saat ini dan generasi penerus yang akan datang.

“Apa yang kita mulai melalui dapur-dapur gizi di berbagai pelosok daerah adalah ikhtiar yang menyeluruh. Hari ini, kita menghidupkan ekonomi desa, memberdayakan UMKM, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Besok, kita memastikan anak-anak kita bisa bersekolah dengan fisik yang bugar dan nutrisi yang cukup. Dan kelak di masa yang akan datang, sejarah akan mencatat bahwa dari piring-piring gizi inilah lahir para pemimpin, inovator, dan tenaga kerja hebat yang menjadikan Indonesia negara maju,” pungkasnya mengakhiri.

CATEGORIES
TAGS
Share This