Sejarah Baru Setelah Reformasi! TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, Meutya Hafid Janjikan Ini

Sejarah Baru Setelah Reformasi! TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, Meutya Hafid Janjikan Ini

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyambut antusias penunjukan Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai pemegang hak siar resmi ajang Piala Dunia FIFA 2026. Ia menilai capaian ini sebagai momentum bersejarah dan tonggak kebangkitan bagi lembaga penyiaran publik nasional.

Menurut Meutya, ini adalah kali pertama pascareformasi bagi TVRI untuk kembali dipercaya menayangkan pesta sepak bola terbesar di jagat raya tersebut ke hadapan rakyat Indonesia.

“Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia,” ujar Meutya Hafid dalam keterangannya terkait kesiapan siaran Piala Dunia 2026.

Guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati gegap gempita Piala Dunia 2026 secara merata, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memfasilitasi ratusan lokasi nonton bareng (nobar). Meutya menuturkan bahwa pihaknya akan menambah sekitar 200 titik nobar baru yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Penambahan ratusan titik nobar ini akan dikoordinasikan secara optimal memanfaatkan jaringan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di daerah, komunitas digital, hingga mitra strategis lainnya. Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah agar euforia turnamen empat tahunan ini tidak hanya terpusat di kota besar, melainkan bisa dijangkau hingga ke pelosok desa.

Bagi Menkomdigi, perluasan akses menonton ini bukan hanya soal memberikan hiburan, melainkan membawa misi yang lebih besar terkait persatuan bangsa.

“Piala Dunia bukan sekadar tontonan. Ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia,” tegas politisi perempuan tersebut.

Melalui perluasan jangkauan tayangan lewat jaringan terestrial TVRI dan penambahan titik-titik nobar dari Komdigi, pemerintah berharap ajang Piala Dunia 2026 benar-benar dapat menjadi sarana hiburan rakyat yang inklusif dan meriah.

READ  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Mendagri Terbitkan Aturan Baru Percepat Integrasi Lahan Pangan di Daerah
CATEGORIES
TAGS
Share This