
Menteri P2MI Mukhtarudin Apresiasi PMI Purna Sukses Bangun UMKM di Bali
DENPASAR – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja ke usaha kerajinan tradisional “Namaste 21 Handmade” di kawasan Padang Galak, Denpasar Timur, Bali, Kamis (2/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan melihat langsung keberhasilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna dalam membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke tanah air.
Kisah Sukses Eks PMI Jadi Pengusaha
Usaha “Namaste 21 Handmade” dirintis oleh Novita Wesley Simanjuntak, mantan PMI yang bekerja selama sembilan tahun sebagai perawat di Kuwait.
Mukhtarudin mengapresiasi keberhasilan Novita yang mampu memanfaatkan pengalaman dan jaringan selama bekerja di luar negeri untuk membangun usaha mandiri di Indonesia.
“Ibu Novita adalah contoh nyata keberhasilan brain circulation, dari pekerja menjadi pengusaha yang menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Pemerintah Dorong Pemberdayaan PMI Purna
Mukhtarudin menegaskan pemerintah terus hadir dalam pemberdayaan PMI, mulai dari sebelum keberangkatan hingga setelah kembali ke Indonesia.
Melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah menyediakan berbagai dukungan, seperti akses pembiayaan KUR melalui Kementerian UMKM serta pembinaan kualitas produk dan akses pasar melalui Kementerian Perdagangan.
“Pemerintah tetap hadir memberdayakan masyarakat. Sebagian besar pekerja migran yang berangkat secara prosedural terbukti sejahtera dan bahagia. Masalah justru kerap muncul dari jalur non-prosedural atau ilegal,” tegas Mukhtarudin.
Menurutnya, PMI yang berangkat secara prosedural umumnya memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik dibanding jalur non-prosedural.
Jadi Inspirasi Bagi PMI Lain
Novita menyambut baik perhatian pemerintah terhadap pengembangan UMKM milik PMI purna. Ia berharap para pekerja migran tidak hanya sukses saat bekerja di luar negeri, tetapi juga mampu berkembang setelah kembali ke Indonesia.
Saat ini, usaha yang dirintisnya telah mempekerjakan enam orang karyawan dan terus berkembang.
“Kami ingin menjadi berkat bagi lingkungan sekitar dengan membuka lapangan kerja,” ujar Novita.
Dorong Ekonomi Lokal dan Lapangan Kerja
Mukhtarudin berharap kisah sukses ini dapat menjadi inspirasi bagi ribuan PMI lainnya untuk membangun usaha di dalam negeri.
Ia menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM oleh PMI purna dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan langsung produk kerajinan di gerai “Namaste 21 Handmade”.

