Loading Now

Sahbirin Noor Sediakan Lapak Gratis UMKM Kalsel Dagang di Pasar Wadai Ramadhan

Sahbirin Noor Sediakan Lapak Gratis UMKM Kalsel Dagang di Pasar Wadai Ramadhan

Seratus lebih pedagang membuka lapak dagangan di Pasar Wadai Ramadan di halaman Gedung Sultan Suriansyah Jalan Brigjen Hasan Basri, Kota Banjarmasin.

Aneka kue alias wadai tradisional khas Banjar seperti bingka, kelepon, kakicak dan sebagainnya tersedia. Tak ketinggalan juga takjil berbuka puasa seperti kolak pisang, minuman segar hingga lauk pauk tersedia di Pasar Ramadan yang disediakan Pemprov Kalsel itu.

Konsep stan Pasar Wadai Ramadan yang ada di kawasan Taman Budaya itu juga cukup unik, dimana semua stand terbuat dari kayu dan beratapkan rumbia sehingga mengesankan kembali ke masa lalu.

Di hari pertama dibuka, Pasar Wadai langsung diserbu warga Banjarmasin yang hendak menyiapkan hidangan berbuka puasa.

Haris, tak ingin melewatkan hari pertama Pasar Wadai Ramadan dibuka. Beberapa jam sebelum waktu berbuka, dirinya memilih membeli kuliner di sana.

Sebab menurutnya di tempat yang strategis dan dipenuhi pedagang itu banyak hidangan yang bisa dipilih untuk berbuka puasa. “Saya beli pentol, es jeruk, sama wadai-wadai khas Banjar,” katanya.

Pasar Wadai Ramadan dibuka Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor serta jajaran Forkopimda Kalsel. Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Kalsel. Kesenian Sinoman HadrahBanjar turut mewarnai pembukaan Pasar Ramadan.

Gubernur Sahbirin Noor bersama istri dan Forkopimda sempat menyambangi beberapa stan pedagang kue tradisional dan membelinya untuk dibagikan ke warga

Dirinya berharap dengan adanya fasilitas pasar Ramadan dapat membantu UMKM yang ada di Kalsel dan menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Tahun ini kita kembali membuka Pasar Ramadan, semoga menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat kita,” kata Sahbirin Noor.

Ketua pelaksana Pasar Wadai, Achmadi mengatakan, Pasar Wadai Ramadan 1445 Hijriayah sengaja ditempatkan di halaman Gedung Sultan Suriansyah karena memiliki area yang luas dan mudah dijangkau warga sebab posisinya tepat di pinggir jalan raya.

Menurut Achmadi, seluruh lapak lebih dari seratus disediakan cuma-cuma alias gratis oleh Pemprov Kalsel untuk pelaku UMKM berjualan.

“Mulai dari UMKM, dari SKPD kemudian sampai yang berjualan pentol semua difasilitasi disiapkan lapak untuk mereka, tidak ada pembayaran,” ujarnya.

Sementara Pasar Wadai Ramadan di halaman Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin buka pada sore hari selama bulan Ramadan hingga H-1 Hari Raya Idul Fitri.  (sumber)

Share this content: