Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Stabil di Tengah Krisis Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Stabil di Tengah Krisis Global

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi meski tekanan geopolitik di kawasan Timur Tengah masih berlangsung.

“Pemerintah berupaya agar harga BBM dan LPG subsidi tidak mengalami kenaikan, dan kami terus mencari solusi terbaik,” ujar Bahlil usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara di Manado, Sabtu (10/4/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional.

Bahlil menjelaskan, pemerintah terus mengupayakan pengurangan ketergantungan impor energi dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri. Strategi ini diharapkan mampu mendorong tercapainya swasembada energi dalam jangka panjang.

“Kita akan berdayakan sumber daya alam yang kita miliki agar swasembada energi bisa tercapai,” katanya.

Ia juga memastikan kondisi stok energi nasional saat ini dalam keadaan aman. Ketersediaan BBM diperkirakan cukup untuk sekitar 20 hari ke depan, sementara cadangan LPG berada di kisaran 10 hari.

Stabilitas pasokan tersebut dicapai setelah pemerintah berhasil melewati fase kritis sebelumnya, serta memastikan distribusi energi kembali normal.

Di sisi lain, kebutuhan energi nasional masih cukup tinggi. Konsumsi BBM Indonesia tercatat mencapai sekitar 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari dalam periode 2024–2026. Konsumsi ini didominasi oleh bensin sekitar 100 ribu kiloliter per hari dan solar sekitar 111 ribu kiloliter per hari pada 2026.

Sementara itu, produksi domestik BBM hanya berkisar 600 ribu barel per hari. Kesenjangan ini membuat Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Bahlil menyebut lebih dari 59 persen kebutuhan BBM dipenuhi dari impor, dengan sebagian besar pasokan berasal dari Singapura dan Malaysia.

READ  Menko Airlangga Hartarto dan Delegasi Australia Bahas e-Government demi Genjot Produktivitas Nasional

Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga harga BBM dan LPG subsidi tetap stabil guna melindungi daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.

CATEGORIES
TAGS
Share This