Menteri ATR/BPNN Nusron Wahid Tegaskan Korban Gempa NTT Tak Boleh Dirugikan, Lahan Huntap Disiapkan

Menteri ATR/BPNN Nusron Wahid Tegaskan Korban Gempa NTT Tak Boleh Dirugikan, Lahan Huntap Disiapkan

MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan pemerintah mengawal kesiapan lahan rencana pembangunan hunian tetap (huntap) korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) sesuai kebutuhan pemulihan pascabencana.

Menurut Nusron, penyediaan lahan bagi hunian tetap maupun hunian sementara merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Setiap ada huntap maupun huntara, pasti kita akan menyediakan lahan yang available di sana. Ya kan, karena ini sekali lagi juga hak dasar rakyat membutuhkan tempat tinggal,” kata Nusron ditemui usai Peluncuran Transformasi Layanan dan Organisasi Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Senin (17/8/2026), dikutip dari Antaranews.

Ia menegaskan masyarakat tidak boleh menanggung beban lebih besar akibat bencana sehingga pemerintah akan memastikan ketersediaan lahan yang dapat digunakan untuk mendukung proses relokasi dan pemulihan.

“Jangan sampai dia (masyarakat terdampak gempa) dirugikan, menderita akibat bencana. Pasti akan kita siapin (lahan huntap),” ujarnya.

Namun demikian, Nusron menjelaskan fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada penanganan tanggap darurat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak di lokasi pengungsian.

Prioritas penanganan saat ini mencakup penyediaan makanan, obat-obatan, selimut, serta dukungan bagi para pengungsi sebelum pemerintah memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Tapi kan ini tahapnya belum ke sana. Tahapnya kita hari ini adalah mitigasi tanggap darurat dulu. Ya kan? ini yang penting bagaimana obat-obatan, bagaimana pengungsian, bagaimana makan mereka, bagaimana selimut mereka hari ini,” tegasnya.

Nusron menyampaikan pembahasan mengenai pembangunan hunian tetap beserta penyediaan lahannya akan dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai, seiring dimulainya tahap pemulihan di wilayah terdampak gempa.

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan pemerintah akan membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

READ  Kasus Bigmo, Menkomdigi Meutya Hafid Minta YouTube Hapus Konten Promosi Vape Libatkan Anak

Pembangunan tersebut direncanakan dimulai dalam waktu dekat meski penanganan masih berada pada tahap tanggap darurat. Dia mengatakan Kementerian PKP telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan secara internal bersama balai-balai di daerah serta Pemerintah Provinsi NTT guna mempercepat persiapan pembangunan hunian tetap secara tepat dan terkoordinasi. []

CATEGORIES
TAGS
Share This