Loading Now

Caleg Partai Golkar DPRD DKI Dapil Jakarta 8, Farah Savira Gelar Bazar Sembako Murah di Pancoran

Caleg Partai Golkar DPRD DKI Dapil Jakarta 8, Farah Savira Gelar Bazar Sembako Murah di Pancoran

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memberikan paket harga bahan pokok yang murah bagi masyarakat ibu kota.

Langkah Pemprov DKI Jakarta pun diikuti oleh calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta Dapil 8 dari Partai Golkar, Farah Savira.

Perempuan berusia 27 tahun ini menjalankan program kampanyenya yaitu menghadirkan bahan pokok yang murah untuk warga Kecamatan Tebet, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu dan Jagakarsa.

Menurut Farah, dirinya menjalani program sembako murah selaras dengan akselerasi prioritas utama pemerintah dalam membangun ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

“Food security perlu dioptimalkan bersama mulai lingkup keluarga hingga masyarakat. Tujuannya dalam rangka mengendalikan dan menstabilkan bahan pangan konsumsi,” katanya usai blusukan di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (1/2/2024).

Lulusan Indiana University Bloomington, Amerika Serikat ini melanjutkan, dirinya siap bersaing dengan ratusan Caleg DPRD dengan program yang dimilikinya.

Ia pun berkomitmen bakal fokus memprioritaskan peningkatan ketersediaan, akses dan kualitas konsumsi pangan dengan harga murah bagi warga di Dapilnya.

Seperti yang sudah dilakukan hari ini, ia menyediakan bahan pokok murah seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan telur ayam.

Ia memastikan, harga bahan pokok yang dijual dibawah harga eceran tertinggi (HET), misalnya minyak goreng di pasar Rp 14.000, dijual dengan harga Rp 11.000.

“Salah satu upaya menurunkan stunting di masyarakat adalah kepedulian menjaga pasokan pangan yang mudah dan terjangkau,” ungkapnya.

Farah mengajak masyarakat perkotaan khususnya wilayah Jakarta Selatan untuk memiliki gerakan makan sehat, beragam, bergizi, seimbang dan aman melalui gerakan pangan murah. Ia mengajak seluruh anak muda untuk mengambil peran dalam mewujudkan sembako murah bagi masyarakat.

“Sebagai anak muda, kita perlu berperan aktif menjalankan amanah dan peduli dalam mewujudkan ketersediaan pangan dengan pola hidup sehat,” imbuhnya. (sumber)