Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah Tekankan Master Plan Jangka Panjang untuk Akses Kereta Cepat Whoosh Karawang

Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah Tekankan Master Plan Jangka Panjang untuk Akses Kereta Cepat Whoosh Karawang

Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan akses pendukung Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR pada Kamis, (27/11/25). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres pembangunan infrastruktur, akses jalan, serta arus pengguna kereta cepat di wilayah yang dikenal sebagai kawasan industri dan calon pusat pemukiman baru.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Ijeck ini menyampaikan bahwa pembangunan akses menuju stasiun sudah berjalan, dan Komisi V mendukung penuh upaya pemerintah mempercepat penyelesaian proyek-proyek tersebut. “Kita mendukung program pembangunan ini. Kereta api adalah moda transportasi yang efektif dan efisien untuk masyarakat. Kita dorong agar pembangunan ini cepat dan biayanya efisien, tepat sasaran,” katanya.

Ijeck menekankan bahwa penggunaan anggaran harus memperhatikan efisiensi agar tidak ada pemborosan, mengingat proyek transportasi strategis ini membutuhkan dana besar namun tetap harus memberikan manfaat maksimal bagi publik.

Dalam laporannya, pemerintah memaparkan bahwa pembebasan lahan menjadi tantangan terbesar sehingga menyebabkan adanya keterlambatan penyelesaian pekerjaan. Musa meminta pemerintah daerah meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar proses pembebasan lahan berjalan lebih lancar.

“Pembebasan lahan menjadi kendala utama. Kami minta pemerintah daerah lebih gencar sosialisasi kepada masyarakat bahwa proyek ini untuk kepentingan umum yang lebih besar,” tegasnya. Ia berharap masyarakat bersedia menerima skema ganti rugi yang ditawarkan pemerintah demi kelancaran pembangunan jalur transportasi nasional.

Ijeck juga menyoroti pentingnya master plan jangka panjang antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat. Menurutnya, infrastruktur transportasi seperti Whoosh tidak hanya harus berfungsi hari ini, tetapi mampu menopang kebutuhan hingga puluhan tahun ke depan. “Pemerintah daerah dan pusat harus mempersiapkan master plan untuk jangka panjang, tidak hanya 10–20 tahun, tapi sampai 30–40 tahun ke depan,” ungkapnya.

See also  Firman Soebagyo Dorong Kebangkitan Industri Tembakau Nasional

Ia menambahkan bahwa moda transportasi massal seperti kereta cepat akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata, tidak hanya di kota besar tetapi juga daerah-daerah sekitar. “Transportasi efisien, efektif, dan tepat waktu akan mempermudah mobilitas dan menekan biaya. Ini akan meningkatkan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” jelas Ijeck. (sumber)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )