Menteri UMKM Maman Abdurrahman Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Kebut Target 10 Juta Pengusaha Baru 2029

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Kebut Target 10 Juta Pengusaha Baru 2029

Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menggeber strategi jitu untuk mempercepat pencapaian target ambisius, yakni melahirkan 10 juta wirausaha baru pada tahun 2029 mendatang. Salah satu terobosan utamanya adalah peluncuran program berskala nasional bertajuk Bursa Wirausaha Unggulan.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah terpadu dan “kawah candradimuka” bagi generasi muda, calon pengusaha, serta pelaku UMKM eksisting untuk meroketkan kelas bisnis mereka.

“Bursa Wirausaha Unggulan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026. Kami menghadirkan ekosistem pembinaan yang menyeluruh, dari tahap merintis (start-up) hingga usaha tersebut mampu berkembang dan mandiri,” ujar Maman Abdurrahman di hadapan ribuan peserta, Senin (15/06/2026).

Solusi Satu Pintu: Legalitas Hingga Modal Politikus senior Partai Golkar ini membeberkan bahwa program tersebut tidak hanya berisi teori seminar. Para peserta langsung dibekali pendampingan intensif meliputi kemampuan manajerial, perencanaan bisnis, hingga tata kelola keuangan.

Lebih dari itu, Bursa Wirausaha Unggulan langsung memberikan solusi nyata berupa fasilitasi pengurusan legalitas dan sertifikasi usaha, serta membuka keran pembiayaan yang luas—mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), fasilitas perbankan komersial, hingga alternatif modal dari fintech (teknologi finansial) dan angel investor.

Deklarasi Wirausaha Bersama 1.500 Mahasiswa Acara peluncuran ini berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 1.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Momen puncak ditandai dengan pembacaan Deklarasi Wirausaha sebagai simbol komitmen bersama antara pemerintah dan dunia akademik untuk mengokohkan ekosistem kewirausahaan nasional.

Hadir memberikan dukungan penuh, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa pemerintah akan terus pasang badan agar UMKM bisa “naik kelas”.

READ  Respons Ancaman PHK Massal, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Jamin Pasokan Gas Domestik Aman 100 Persen

“Bursa Wirausaha Unggulan ini menjadi sarana esensial untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat jejaring bisnis, dan membuka peluang kemitraan. UMKM harus terus dikawal agar kontribusinya terhadap ekonomi nasional semakin masif,” tutur Muhaimin.

Kampus Sebagai Inkubator Bisnis Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Fauzan, menyoroti krusialnya peran kampus dalam mencetak calon bos-bos muda.

“Kampus tidak boleh hanya sekadar menjadi tempat mencetak pencari kerja, tetapi harus menjadi pusat inkubator lahirnya wirausahawan muda berbasis inovasi dan potensi lokal yang sanggup menciptakan lapangan kerja baru,” tegas Fauzan.

Ajang Bursa Wirausaha Unggulan ini semakin menarik dengan disajikannya berbagai workshop praktis kekinian, seperti pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk bisnis, pelatihan kemitraan, sesi inspirasi dari pengusaha sukses, hingga Dapur Inovasi UMKM yang memamerkan karya terbaik anak bangsa. Dengan sinergi lintas sektor ini, target 10 juta pengusaha baru pada 2029 diyakini bukan sekadar angan-angan.

CATEGORIES
TAGS
Share This