
Menko Airlangga Hartarto Pastikan Ekspor Listrik Bersih ke Singapura Belum Terlaksana Tahun Ini
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan rencana ekspor listrik bersih Indonesia ke Singapura masih dalam tahap kajian bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Karena itu, implementasi ekspor listrik tersebut belum dapat dilakukan pada tahun ini.
Airlangga menjelaskan, pembangunan infrastruktur pendukung menjadi faktor utama yang membuat realisasi ekspor listrik bersih belum bisa segera dijalankan. Menurutnya, pembangunan fasilitas transmisi listrik memerlukan waktu cukup panjang sebelum dapat beroperasi.
“Tidak (terlaksana tahun ini). Membangun fasilitas transmisi listrik setidaknya membutuhkan waktu 1 hingga 1,5 tahun untuk diimplementasikan,” kata Airlangga dalam konferensi pers, dikutip, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menambahkan, pemerintah masih melakukan evaluasi teknis terkait implementasi kerja sama tersebut bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Saya pikir untuk hal ini kami masih mengevaluasi aspek teknisnya dengan Menteri ESDM. Harapannya, saat pertemuan pemimpin nanti kita bisa finalisasi implementasi dari MoU yang sudah ditandatangani tahun lalu,” ungkap Airlangga.
MoU Ekspor Listrik 3,4 GW hingga 2035
Sebelumnya dikutip dari Antara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait ekspor listrik bersih ke Singapura dengan kapasitas mencapai 3,4 gigawatt (GW) hingga tahun 2035. Kesepakatan tersebut dicapai setelah melalui proses negosiasi yang berlangsung cukup panjang.
Bahlil sebelumnya beberapa kali menegaskan keberatannya apabila Indonesia hanya berperan sebagai pemasok listrik bersih tanpa memperoleh manfaat ekonomi yang seimbang dari Singapura.
Melalui serangkaian perundingan, kedua negara akhirnya menyepakati pengembangan kawasan industri berkelanjutan di wilayah Kepulauan Riau yang mencakup Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia seiring pelaksanaan ekspor listrik bersih ke Singapura.

