
Tinjau SPKLU Sragen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Puji Infrastruktur Fast Charging PLN yang Makin Masif
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area Kilometer 519 B, Kabupaten Sragen, Kamis (26/3/2026). Bahlil memberikan apresiasi tinggi kepada PLN atas pengembangan infrastruktur pengisian daya yang melonjak pesat dibandingkan tahun lalu.
Menurut Bahlil, keberadaan SPKLU yang mumpuni adalah kunci utama agar masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik.
Efisiensi Nyata: 30 Menit Charging, Hemat 70%
Dalam tinjauannya, Bahlil menyoroti kemajuan teknologi pengisian daya PLN yang kini memungkinkan waktu tunggu semakin singkat. Dengan fitur Super Fast Charging, pengguna hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk pengisian daya yang signifikan.
“Biayanya 70% lebih murah dibandingkan bensin. Listrik ini tidak pakai subsidi karena industri, sementara bensin RON 90 itu disubsidi. Jadi, selain hemat bagi kantong masyarakat, ini juga sangat membantu mengurangi beban subsidi negara,” jelas Bahlil.
Testimoni Pemudik: Lampung-Sragen Tak Sampai Rp500 Ribu
Manfaat ekonomi kendaraan listrik dibuktikan langsung oleh Tri Adi Santoso, pemudik asal Lampung. Ia menceritakan pengalamannya menempuh jarak jauh dengan biaya yang sangat minim dibandingkan saat masih menggunakan mobil konvensional.
“Dahulu pakai mobil BBM dari Lampung ke Serang saja bisa habis Rp2 juta. Sekarang pakai mobil listrik dari Bandar Lampung sampai sini (Sragen) tidak habis Rp500 ribu. Selisihnya jauh banget, dan sekarang super fast charging sudah banyak tersedia tiap 20-an kilometer,” ungkap Adi kepada Menteri ESDM.
PLN Siapkan 4.769 Unit SPKLU Nasional
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan komitmen PLN sebagai tulang punggung transisi energi. Secara nasional, PLN telah menyiagakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi.
Khusus untuk jalur mudik utama:
-
Trans Sumatera-Jawa-Bali: Tersedia 1.681 unit SPKLU dengan jarak rata-rata antar stasiun hanya 22 kilometer.
-
Wilayah Jawa Tengah: Disiapkan 305 unit di 192 lokasi strategis.
-
Tol Trans Jawa (Jateng): Tersedia 79 unit di 24 rest area dengan berbagai tipe pengisian (Ultra Fast hingga Standard Charging).
Bramantyo memastikan seluruh unit telah melalui pengecekan operasional yang ketat guna mengantisipasi pertumbuhan pengguna kendaraan listrik yang diprediksi meningkat empat kali lipat selama masa Lebaran 2026. Dengan infrastruktur yang andal dan merata, PLN optimistis mobilitas ramah lingkungan akan segera menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

