Menddukbangga Wihaji: Mudik Lebaran 2026 Momentum Perkuat 8 Fungsi Keluarga demi Indonesia Emas 2045.

Menddukbangga Wihaji: Mudik Lebaran 2026 Momentum Perkuat 8 Fungsi Keluarga demi Indonesia Emas 2045.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, memaknai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sebagai titik balik untuk memperkuat keluarga sebagai unit terkecil pembangunan bangsa. Menurutnya, keluarga adalah fondasi utama lahirnya generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.

Wihaji menekankan bahwa tradisi mudik harus menjadi sarana menyatukan kembali 8 Fungsi Keluarga, mulai dari fungsi keagamaan hingga pembinaan lingkungan, guna menciptakan kebahagiaan yang hakiki.

Layanan Terintegrasi di 69 Posko Mudik Bangga Kencana

Sebagai langkah nyata, Kemendukbangga/BKKBN menggelar 69 posko mudik yang tersebar di 31 provinsi di seluruh Indonesia. Mengusung tema “Membangun Keluarga, Membangun Bangsa”, posko ini hadir di titik-titik strategis mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Para pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas gratis di Posko Mudik Bangga Kencana, antara lain:

  • Konseling Keluarga: Ruang konsultasi untuk keharmonisan rumah tangga.

  • Pemeriksaan Kesehatan: Cek kesehatan dasar secara cuma-cuma bagi pemudik.

  • Kesehatan Reproduksi & KB: Konseling serta pelayanan kontrasepsi langsung di tempat.

  • Informasi Bangga Kencana: Edukasi mengenai kependudukan dan keluarga berencana.

Komitmen Pelayanan Hingga Arus Balik

Pemerintah memastikan bahwa dukungan terhadap keluarga tidak berhenti saat hari raya saja. Memasuki periode arus balik, Posko Mudik Bangga Kencana tetap beroperasi pada 25 – 27 Maret 2026.

“Posko ini adalah bagian dari layanan kami di berbagai titik vital. Kami ingin memastikan keluarga yang mudik tidak hanya bahagia sampai tujuan, tapi juga mendapatkan penguatan melalui program Bangga Kencana,” ujar Wihaji sebagaimana dikutip dari Media Indonesia, Minggu (22/3/2026).

Dengan adanya layanan ini, pemerintah berharap kualitas kependudukan Indonesia terus meningkat. Keluarga yang sehat secara reproduksi dan mandiri secara ekonomi akan menjadi modal utama bagi Indonesia dalam menghadapi persaingan global di masa depan.

See also  Resmi! Menkomdigi Meutya Hafid Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
CATEGORIES
TAGS
Share This