Tak Tutup Opsi! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Minyak Rusia Bisa Jadi Pilihan

Tak Tutup Opsi! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Minyak Rusia Bisa Jadi Pilihan

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melakukan kunjungan kerja ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin pekan depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bila kunjungan itu akan dilakukan kemungkinan kelanjutan proyek Kilang Tuban akan dibahas.
Bahlil sendiri belum mau mengonfirmasi apakah kunjungan kenegaraan Prabowo jadi dilakukan atau tidak. Meski sudah ada pernyataan dari Juru Bicara Pemerintah Rusia mengenai potensi pertemuan tersebut.

“Oh nanti aja, saya kan pemerintah Republik Indonesia ya,” ujar Bahlil ketika dikonfirmasi di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Adapun ketika disinggung terkait dengan sudah adanya kerja sama dengan raksasa migas Rusia, PJSC Rosneft Oil Company, di proyek Grass Root Refinery (GRR) atau Kilang Tuban, Bahlil bilang ada kemungkinan hal tersebut dibahas jika ada kunjungan ke Rusia.

“Oh itu kan kerja sama perusahaan Rusia.Rosneft itu kan di Tuban. Rosneft dengan Pertamina membangun satu kilang di sana. Nah mungkin itu salah satu yang akan bisa kita follow up.Tapi itu kan B2B (Business to Business),” ujar Bahlil.

Ketika ditanya apakah rencana ke Rusia juga dilakukan untuk membahas pembelian minyak, Bahlil tidak menjawabnya. Sebelumnya dia bilang opsi membeli minyak Rusia memang terbuka beberapa hari lalu. Kala itu dia bilang pemerintah membuka peluang impor minyak selain dari negara Timur Tengah dan Amerika Serikat (AS).

Saat dikonfirmasi lagi, soal kepastian Rusia masih menjadi salah satu opsi selain Amerika Serikat, Bahlil menegaskan tidak menutup kemungkinan tersebut.

“Ya kenapa tidak? Amerika aja sekarang sudah membuka untuk Rusia kok,” kata Bahlil.

See also  Sinergi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid & Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Karpet Merah Lahan untuk Target PLTS 100 GW
CATEGORIES
TAGS
Share This