Loading Now

Sosok Caleg Partai Golkar DPR RI Handoko Dibalik Kehadiran Presiden Jokowi di Banyuwangi

Sosok Caleg Partai Golkar DPR RI Handoko Dibalik Kehadiran Presiden Jokowi di Banyuwangi

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akhirnya kembali mengunjungi Kabupaten Banyuwangi. Orang nomor satu di Indonesia itu datang ke bumi Blambangan dalam rangka menghadiri kegiatan “Maturnuwun, Pak Jokowi” di Lapangan Maron, Genteng, Rabu (27/12/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Paguyuban Penerima Manfaat TORA dan Perhutanan Sosial itu, tidak terlepas dari peran Handoko. Pemuda asal Dusun Sugihwaras, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore itu, mengawal kehadiran Jokowi untuk singgah ke Banyuwangi di tengah kunjungannya ke Jawa Timur.

“Sebenarnya ini sudah direncanakan cukup lama. Namun, baru dapat jadwal kemarin (27/12/2023), saat pak presiden kunker di Jatim,” terang Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden tersebut.

Upaya tersebut, imbuh Handoko, sejatinya untuk mewujudkan harapan masyarakat yang telah menerima program reforma agraria dan PS. Mereka ingin mengungkapkan langsung rasa terima kasihnya kepada Jokowi yang telah berhasil mewujudkan impian yang telah puluhan tahun belum terwujud itu.

“Masyarakat ingin berterima kasih langsung ke Pak Jokowi. Berkat beliau kini puluhan ribu masyarakat pinggir hutan di Banyuwangi telah memiliki SK Biru atas lahan yang ditempatinya,” ungkap Sekretaris Jenderal DPP Projo tersebut.

Selain itu, tambah Handoko, kehadiran presiden juga diharapkan menjadi stimulus untuk percepatan konversi SK Biru menjadi Sertifikat Hak Milik. “Alhamdulillah, kemarin pak presiden akan mengupayakan konversi tersebut selambat-lambatnya tiga bulan. Ini berita yang sangat menggembirakan,” jelas Calon Legislatif DPR RI Dapil Jatim III dari Partai Golkar nomor urut dua (2) itu.

Perlu diketahui, eks aktivis 1998 tersebut telah cukup lama melakukan advokasi pertanahan. Sejak masih duduk di bangku kuliah, ia telah memiliki perhatian tersebut. Seiring waktu, posisinya sebagai tenaga ahli di KSP dioptimalkan untuk mendorong terwujudnya program retribusi aset yang menjadi program prioritas presiden.

Lebih-lebih di kampung kelahirannya sendiri merupakan tanah hutan yang telah lama ditempati masyarakat. Terhitung sejak 2019, upaya tersebut dilakukan secara sistematis. Berbagai pihak dilibatkan untuk bersama-sama mendorong terwujudnya program reforma agraria itu.

“Beliau cukup totalitas mengawal program ini. Mulai mendatangkan Wakil Menteri Desa saat masih dijabat Budi Arie Setiadi. Kemudian mendatangkan Kepala KSP, Pak Moeldoko, hingga sejumlah tim KSP yang menangani teknis. Puncaknya ya menghadirkan Presiden Jokowi kemarin ini,” beber Rudi Latief yang merupakan anggota Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Banyuwangi itu.

Rudi menampik jika kunjungan Presiden Jokowi itu adalah bagian dari kampanye politik. Mengingat Handoko sebagai Caleg Golkar Dapil III Jatim nomor urut 2. Kehadiran presiden itu, murni untuk mempercepat harapan masyarakat penerima TORA.

“Ini semata-mata untuk membantu masyarakat. Dan telah dirancang jauh-jauh hari. Jadi, meski konfirmasi dari istana cukup mendadak tapi tak mengurangi suksesnya acara,” pungkas Ketua Asosiasi BPD Kab. Banyuwangi itu.  (sumber)