Amazon kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak talenta digital perempuan melalui gelaran Amazon Girls’ Tech Day 2026.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya di Indonesia, inisiatif global yang berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) ini menyasar lebih dari 400 siswi dari tingkat SD hingga SMA di wilayah Karawang dan Bekasi.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program yang berlangsung 7 Februari 2026 ini melakukan ekspansi strategis dengan melibatkan siswi sekolah dasar.
Langkah ini diambil untuk menumbuhkan minat terhadap teknologi sejak dini, terutama di tengah masifnya adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai sektor industri.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid yang turut hadir di acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini.
Ia menekankan bahwa pemerintah tengah memacu target ambisius untuk mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknologi.
“Target kami semula adalah 9 juta talenta digital pada 2030, namun angka tersebut akan kami tingkatkan menjadi 12 juta. Perempuan muda harus menjadi bagian utama dari ekosistem ini. Teknologi adalah alat pemberdayaan yang kuat, bukan hanya bagi individu, tapi juga keluarga dan bangsa,” ujar Meutya dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Ia juga memperkenalkan perluasan makna konsep 3T menjadi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga sebagai pilar pendukung transformasi digital masyarakat Indonesia.


