
Mujakkir Zuhri Minta TVRI Mampu Bersaing Dengan Televisi Swasta, Secara Tayangan Maupun Teknis
Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI diharapkan mampu bersaing dengan sejumlah televisi-televisi swasta yang sudah ada. Salah satunya membuat dan menyajikan tayangan yang berkualitas dan digemari anak-anak. Hal ini disampaikan Mujakkir Zuhri kepada Golkarpedia.
“Kalau tetap ingin bersaing tapi tetap memiliki nilai kebangsaan, kenapa TVRI tidak berkolaborasi dengan konten kreator untuk membuat film animasi. Karena kita tahu film-film animasi yang ada sekarang ini seperti contoh film Upin dan Ipin sangat disukai anak-anak,” kata Mujakkir, Senin (2/2/2026).
Ke depan kata Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Golkar ini, TVRI bisa membuat film animasi serupa agar anak-anak bisa terus mencintai TVRI.
“Seperti halnya dulu TVRI pernah punya tayangan boneka si Unyil yang pernah sangat digemari pada masanya,” ujar legislator Partai Golkar asal dapil Banten III ini.
Sementara itu, terkait hak siar sepakbola Piala Dunia 2026 oleh TVRI, Mujakkir Zuhri berharap televisi plat merah dengan jaringan publik berskala nasional terbaik ini bisa memberikan kesan yang mendalam bagi penonton sepakbola khususnya kalangan anak muda.
“Untuk tayangan Piala Dunia 2026 yang akan disiapkan TVRI, saya rasa ini bukan saja hadiah dari Presiden Prabowo untuk penggemar sepakbola tanah air, tapi diharapkan ke depannya dari siaran langsung laga Piala Dunia 2026 ini bisa menumbuhkan semangat dari anak muda dan motivasi atas permainan sepakbola dari pemain kaliber internasional yang ditayangkan TVRI,” harapnya.
Namun yang terpenting dari itu, lanjut Mujakkir Zuhri, TVRI harus memperbaiki semua permasalahan teknis yang masih sering terjadi.
“Jadi masalah sinyal, pemancar siaran itu harus segera diperbaiki. Jika tidak, hadiah dari Presiden Prabowo terkait hak siaran Sepakbola Piala Dunia 2026 ini akan menjadi tidak baik di mata masyarakat,” pungkasnya. {RM}

