Meutya Hafid Dorong Operator Seluler Beri Harga Internet Terjangkau dan Akses Cepat

Meutya Hafid Dorong Operator Seluler Beri Harga Internet Terjangkau dan Akses Cepat

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong operator seluler untuk memberikan harga internet yang terjangkau bagi masyarakat. Sekaligus, meningkatkan kualitas jaringannya.

Pernyataan ini disampaikannya saat meluncurkan regulasi kartu SIM terbaru menggunakan biometrik pemindaian wajah. Aturan ini pengembangan dari aturan sebelumnya yang mewajibkan aktivasi nomor baru hanya menggunakan NIK (Nomor Induk Kependidikan) dan NoKK (Nomor Kartu Keluarga).

Meutya Hafid menyebutkan bahwa percepatan jaringan internet merupakan bagian dari tata kelola jaringan telekomunikasi yang lebih baik. Oleh sebab itu, para operator dihimbau untuk meningkatkan kecepatan internet.

“Sekali lagi, ini hanya bagian dari tata kelola yang lebih baik. Tata kelola yang lebih baik lainnya yang kita sudah lihat dan kita minta kepada operator seluler terus melakukan lebih banyak lagi adalah kecepatan internet,”pungkas Meutya di Jakarta pada Selasa (27/1).

Menurutnya, peningkatan kecepatan internet ini merupakan permintaan publik. Maka dari itu, ia menilai peningkatan keamanan layanan harus dibarengi dengan peningkatan performa jaringan.

Di samping itu, Meutya juga meminta operator seluler untuk menyediakan harga internet yang lebih terjangkau dan kompetitif. Masyarakat, kata Meutya, berharap kualitas layanan yang baik dan tidak dibebani dengan tarif yang mahal.

“Dan yang terakhir, harganya juga tolong tidak mahal-mahal ya. Jadi, pertama aman, kedua kecepatannya ditambah dan juga satu lagi harganya harus bersaing,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Meutya juga turut mendorong operator seluler untuk menggenjot kinerja mereka di sepanjang tahun 2026. Ia turut menitipkan amanat pelaksanaan registrasi kartu SIM biometrik kepada operator seluler untuk dapat diterapkan sesuai dengan aturan.

“Saya rasa ini semangatnya sudah mulai terasa, tapi kalau 2026 kita bisa genjot lagi ya, Pak Wamen. Ini pasti akan didukung dan juga semakin dihormati dan disegani masyarakat, para operator seluler ini. Saya ucapkan terima kasih. Kami sekali lagi, pemerintah meregulasi, pelakasanaanya kami titipkan kepada operator seluler dengan kepatuhan yang tinggi terhadap aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” tutup Meutya.

See also  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Cabut HGU 85 Ribu Hektare Milik Anak Usaha Sugar Group di Lampung
CATEGORIES
TAGS
Share This