Menteri Maman Bongkar Fakta: UMKM Korbankan Profit Demi Stabilkan Harga

Menteri Maman Bongkar Fakta: UMKM Korbankan Profit Demi Stabilkan Harga

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa pelaku UMKM memilih mempertahankan harga jual produk meski biaya produksi melonjak akibat kenaikan harga plastik.

Dalam sepekan terakhir, Kementerian UMKM menerima banyak keluhan dari pelaku usaha terkait lonjakan harga bahan kemasan plastik yang semakin membebani operasional mereka.

“UMKM berusaha menjaga harga di mata konsumen. Mereka tidak menaikkan harga jual, tetapi dampaknya keuntungan jadi menipis,” ujar Maman dalam temu media di Jakarta.

Kenaikan harga plastik dipicu oleh gangguan distribusi nafta—turunan minyak bumi—serta lonjakan harga minyak global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, harga plastik mengalami kenaikan signifikan hingga 40–60 persen. Dampaknya, margin keuntungan dan omzet pelaku UMKM turun drastis, bahkan mencapai rata-rata 50 persen.

Situasi ini diperparah oleh ketergantungan tinggi terhadap kemasan plastik, terutama di sektor makanan dan minuman. Data industri menunjukkan, sektor ini menjadi kontributor terbesar dalam penggunaan kemasan plastik nasional.

Di sisi lain, ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku plastik masih tinggi, yakni mencapai 55 persen. Sekitar 70 persen distribusi bahan baku tersebut melewati jalur Selat Hormuz yang saat ini terdampak konflik, sehingga mengganggu rantai pasok global.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Dalam jangka pendek, pasokan nafta diamankan dari kawasan alternatif seperti Afrika, India, dan Amerika.

Sementara dalam jangka panjang, pemerintah mendorong diversifikasi bahan baku serta pengembangan bioplastik berbasis sumber daya lokal seperti rumput laut dan singkong.

Selain itu, Kementerian UMKM juga mengkaji berbagai kebijakan pendukung, termasuk subsidi penggunaan bioplastik, penguatan rumah kemasan bersama, serta penerapan prinsip pengurangan penggunaan plastik.

See also  Menteri ESDM Lahadalia Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Pasca-Lebaran 2026.
CATEGORIES
TAGS
Share This