
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Targetkan Divestasi 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Rampung Kuartal I 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik divestasi saham PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah Papua sebesar 10 persen rampung pada kuartal I 2026.
“Kemarin Gubernur Papua (Mathius Derek Fakhiri) ketemu saya, kami membahas beberapa soal dan termasuk di dalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10 persen,” ujar Bahlil ketika ditemui setelah Rapat Kerja (Raker) Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis.
Bahlil menargetkan agar proses divestasi saham tersebut tuntas pada kuartal I 2026. Adapun pertemuan dengan Mathius Fakhiri ia ungkapkan melalui akun resmi instagramnya yang bernama pengguna bahlillahadalia.
Ia menulis pertemuan dengan Mathius Fakhiri membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Dalam waktu dekat, kami akan segera menyelesaikan (saham Freeport untuk Papua). Insyaallah selesai (kuartal I),” ucap Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk masyarakat Papua, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) Velix Wanggai usai menghadiri pengarahan Kepala Daerah se-Papua, di Istana Negara Jakarta, Selasa (16/12/2025).
“Arahan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk kami membahas tentang skema divestasi Freeport, terutama 10 persen yang menjadi hak dari orang asli Papua,” ujar Velix Wanggai.
Di sisi lain, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan akan membahas arahan tersebut secara internal dengan gubernur-gubernur Papua lainnya.
Hasil dari pembahasan itu lantas disampaikan kepada kementerian terkait, seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

