
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Dukung ICDEC Kembangkan Chip Design Nasional Berbasis Riset
Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) mendorong penguatan riset dan pengembangan desain chip sebagai strategi utama untuk mengantarkan Indonesia masuk ke dalam rantai nilai global atau Global Value Chain (GVC) semikonduktor dunia.
Chairman ICDEC Trio Adiono dalam pernyataan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa menyatakan melalui kolaborasi riset dan pendidikan yang konsisten, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen pengetahuan, talenta, dan penyedia solusi bagi industri semikonduktor.
“Chip design adalah titik masuk strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam rantai pasok global semikonduktor,” kata dia
Saat ini, sejumlah perusahaan partner telah bergabung dan melakukan riset bersama ICDEC, di antaranya NICSLAB, Polytron, INTI, Samator, dan LEN. Dukungan juga datang dari mitra global seperti Cadence, MEDs, Qualcomm, High Tech NL, IMEC, ASML, dan Fraunhofer.
Lebih lanjut kata dia, sebagai upaya penguatan riset dan kolaborasi, pihaknya hari ini melakukan pertemuan dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Jakarta.
Pertemuan ini merupakan langkah lanjutan dalam mengakselerasi penguatan industri elektronik dan semikonduktor nasional, dengan fokus utama pada pengembangan chip design sebagai fondasi pembangunan industri berteknologi tinggi di Indonesia.
Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama yang telah terjalin secara berkelanjutan selama lebih dari lima tahun sejak inisiatif awal pada 2022.
Dalam diskusi dengan Kemenperin, ICDEC menekankan bahwa penguasaan chip design harus dimulai dari penguatan riset dan pendidikan. Strategi ini dinilai paling realistis dan berdampak jangka panjang karena mampu mencetak talenta muda Indonesia yang kompeten, berdaya saing global, serta siap berkontribusi dalam ekosistem semikonduktor internasional.
Pemerintah, kata dia membuka ruang kolaborasi lebih luas untuk menyinergikan program riset, pendidikan, serta pengembangan talenta chip design dengan kebijakan industrialisasi nasional.
Ia menyampaikan, dukungan pemerintah bersama sektor swasta diharapkan dapat mempercepat terbentuknya ekosistem chip design yang kuat, terstruktur, dan terhubung dengan kebutuhan industri global.
Pertemuan dengan Kemenperin juga menjadi momentum penting untuk mempertegas peran ICDEC sebagai platform kolaboratif yang menjembatani pemerintah, akademisi, industri, serta mitra internasional dalam membangun kedaulatan teknologi nasional. Langkah ini sekaligus mempercepat transformasi Indonesia menuju negara dengan kapabilitas industri semikonduktor yang diakui di tingkat regional ASEAN maupun global.
ICDEC merupakan inisiator kolaboratif nasional yang melibatkan 16 universitas terbaik di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan riset, pendidikan, dan ekosistem chip design secara kolektif guna mencetak talenta unggul dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri semikonduktor global.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataan di Jakarta, Selasa menyatakan komitmen untuk memperkuat ekosistem industri semikonduktor dalam negeri, mengingat sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan struktur industri nasional serta pendalaman hilirisasi berbasis inovasi.
Pihaknya menilai industri semikonduktor merupakan fondasi penting bagi pengembangan berbagai sektor strategis, mulai dari elektronik, otomotif, hingga teknologi digital.
Kata Menperin, penguatan ekosistem semikonduktor nasional bukanlah agenda baru, melainkan telah dijalankan secara berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.

