Loading Now

Incar 18 Kursi DPRD, Partai Golkar Ingin Usung Calon Gubernur Sulsel Tanpa Koalisi

Incar 18 Kursi DPRD, Partai Golkar Ingin Usung Calon Gubernur Sulsel Tanpa Koalisi

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar memberi target tinggi untuk Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel). Kader Golkar di Sulsel diperintahkan memenangkan pemilihan legislatif (Pileg) dengan meraih minimal 18 kursi atau 20 persen kursi DPRD Sulsel agar dapat mengusung calon gubernur tanpa berkoalisi.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa saat berbincang dengan media di kediaman pribadinya, Kompleks Azalea, Makassar, Jumat (24/11/2024). Erwin mengatakan Golkar Sulsel diperintahkan mengumpulkan 20 persen kursi agar dapat mengusung calon gubernur sendiri.

“Golkar targetkan menang pemilu, pileg, dan kita melihat ada peluang untuk itu meskipun kita tidak punya calon presiden,” ujar Erwin Aksa.

Erwin mengaku telah menganalisis kekuatan Golkar di Sulsel. Dia optimis bisa meraih 20 persen kursi tersebut demi mendapatkan tiket ke Pilkada Sulsel 2024.

“Kalau (Pileg) provinsi saya melihat kita bisa 20 persen sehingga Golkar nanti di Pilkada bisa mencalonkan sendiri kadernya untuk maju di Pilgub. Itu dari hasil analisis saya dan data saya,” tambah Erwin.

Dia mengungkapkan angka itu bukan sekadar prediksi biasa, tetapi berdasarkan data yang dihimpun DPP Golkar. Data terkini potensi caleg di Sulsel disandingkan dengan hasil analisa pada Pileg 2019.

“Kan 20 persen yang dibutuhkan untuk mencalonkan sendiri tanpa perlu koalisi. Data itu dari data yang kita dapatkan kualitatif dan kuantitatif, kemudian menganalisa hasil 2019 kemudian skor daripada caleg 2024. Kita masukkan semua faktor lalu dibaca dengan algoritma. Pokoknya kita memiliki prediksi, dan kita mengeluarkan target,” rinci Erwin Aksa.

Soal kader Golkar yang disiapkan maju di Pilgub, Erwin menyebut DPP telah memberikan surat tugas kepada 4 orang kader Golkar Sulsel. Mereka adalah Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

“Kita lihat lagi data, siapa calon gubernur yang dirasa bisa membersihkan persoalan di Sulsel. Kita berharap bahwa caleg-caleg atau cagub yang nanti maju bisa menjawab tantangan di Sulsel dan bisa menjawab perasaannya warga Sulsel. Karena pileg, pilpres dan pilkada adalah bisnis perasaan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Golkar menyiapkan kadernya untuk menjadi kepala dan wakil kepala daerah di Sulsel. Empat orang di antaranya diusung maju sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub 2024 mendatang.

Nama bakal cagub Sulsel itu tertuang dalam lampiran surat DPP Golkar bernomor: Sund-308/GOLKAR/XI/2023 yang diterbitkan 16 November 2023. Surat tersebut diteken Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus.

“Iya betul sebagai perekrutan awal, masih akan dievaluasi,” kata Ketua Bappilu Golkar Sulsel La Kama Wiyaka kepada detikSulsel, Sabtu (18/11). (sumber)

Share this content:

Post Comment