
Menuju Swasembada! Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia Bongkar 4 Agenda Besar Prabowo di Sektor Energi
Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membeberkan empat fokus utama kebijakan energi Presiden RI, Prabowo Subianto yang akan menjadi arah kerja pemerintah ke depan.
Bahlil menyatakan, Presiden Prabowo menempatkan sektor energi sebagai agenda strategis negara yang tidak bisa ditawar.
Fokus pertama adalah kedaulatan energi, yang menegaskan pengelolaan energi nasional harus bebas dari campur tangan pihak mana pun.
“Yang pertama itu adalah kedaulatan energi, itu enggak boleh ada intervensi dari pihak mana pun,” ujar Bahlil, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Fokus kedua adalah penguatan ketahanan energi nasional. Bahlil mengungkapkan kondisi cadangan energi Indonesia saat ini masih rentan, dengan ketahanan hanya sekitar 21 hari.
Pemerintah pun menargetkan peningkatan signifikan hingga tiga bulan melalui pembangunan infrastruktur penyimpanan energi. “Yang kedua itu adalah tentang ketahanan energi.
Kita tahu bahwa ketahanan energi kita hanya 21 hari, dan ini kita akan up menjadi 3 bulan, dan ini pasti kita akan membangun storage,” katanya.
Agenda ketiga yang ditekankan Presiden adalah kemandirian energi. Menurut Bahlil, ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) masih sangat besar dan menjadi tantangan serius.
“Yang berikut adalah kemandirian energi. Kita tahu kita hari ini masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta lebih kiloliter, baik solar maupun bensin,” ucapnya.
Adapun fokus keempat sekaligus tujuan akhir kebijakan energi pemerintah adalah swasembada. Bahlil menegaskan, langkah menuju swasembada akan ditempuh secara bertahap dengan strategi yang terukur.
Dan yang keempat itu adalah swasembada. Pasti kami akan melakukan bertahap dan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada. Itu,” tegas Bahlil.
Empat fokus tersebut, lanjut Bahlil, menjadi kerangka besar arah kebijakan energi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sekaligus landasan kerja DEN dan Kementerian ESDM dalam memperkuat posisi energi Indonesia dari sisi kedaulatan, ketahanan, hingga kemandirian jangka panjang.(tvonenews)

