Menperin Agus Gumiwang Perkuat Infrastruktur Mutu, Bidik Perluasan Akses Pasar Ekspor ke Eropa

Menperin Agus Gumiwang Perkuat Infrastruktur Mutu, Bidik Perluasan Akses Pasar Ekspor ke Eropa

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan pentingnya penguatan sistem infrastruktur mutu industri nasional guna meningkatkan daya saing di kancah internasional. Langkah ini dinilai krusial di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompetitif dan pesatnya transformasi industri berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan Menperin dalam pertemuan strategis 3rd High-Level Indonesian-German Annual Meeting on Quality Infrastructure yang berlangsung di Jakarta, Jumat (15/05/2026). Forum ini menjadi momentum penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jerman di bidang Quality Infrastructure.

“Kerja sama Indonesia dan Jerman di bidang Quality Infrastructure diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri nasional agar semakin kompetitif, adaptif terhadap perkembangan regulasi global, serta mampu memperluas akses pasar ekspor, khususnya ke kawasan Eropa,” ujar Agus Gumiwang.

Fondasi Kepercayaan Pasar Internasional Menperin menambahkan bahwa infrastruktur mutu merupakan fondasi utama dalam menciptakan industri nasional yang mampu memenuhi standar global. Penguatan pada aspek standardisasi dan penilaian kesesuaian akan mempertebal kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk manufaktur asal Indonesia.

“Infrastruktur mutu menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional. Kita harus siap menghadapi persaingan global dengan sistem yang modern dan terintegrasi,” imbuhnya.

Tiga Isu Strategis dan Digital Product Passport Kepala BSKJI, Emmy Suryandari, menjelaskan bahwa pertemuan ini juga menandai penandatanganan Work Plan kerja sama Indonesia–Jerman periode 2026–2027. Terdapat tiga isu strategis yang menjadi fokus utama:

  1. Harmonisasi I-EU CEPA: Menyelaraskan sistem mutu untuk meningkatkan akses pasar ke Uni Eropa.
  2. Keselamatan dan Kualitas Produk: Memperkuat standardisasi nasional agar diakui secara internasional.
  3. Digitalisasi Infrastruktur Mutu: Menyiapkan industri Indonesia menghadapi implementasi Digital Product Passport (DPP) Uni Eropa.

Terkait DPP, diskusi mendalam dilakukan untuk memastikan sektor industri nasional siap beradaptasi dengan kebijakan digitalisasi produk yang akan menjadi syarat mutlak perdagangan di masa depan.

READ  Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Dampak Psikologis Penyebaran Video Kecelakaan KRL

Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan sistem infrastruktur mutu yang adaptif dan terintegrasi global, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan industri manufaktur Indonesia menuju visi Indonesia Emas.

CATEGORIES
TAGS
Share This