Aturan Baru dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Harga Nikel, Kobalt hingga Titanium Kini Punya Formula Baru

Aturan Baru dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Harga Nikel, Kobalt hingga Titanium Kini Punya Formula Baru

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi merilis perubahan aturan terkait Harga Patokan Mineral (HPM) baik itu Nikel, Bauksit, Besi, Logam Emas dan Perak, Timah, Tembaga, Mangan hingga Titanium.
Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 144.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Perubahan atas Kepmen No. 266/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu Bara.

Aturan ini diteken Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sejak 10 April 2026. “Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 15 April 2026, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan Menteri ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” mengutip Pasal 2 aturan ini, Selasa (14/4/2026).

Mengutip beleid anyar ini, terdapat beberapa perubahan HPM, sebagaimana contohnya komoditas nikel. Berikut contohnya:

Bijih Nikel

Formula:

HPM Bijih Nikel = [(% Ni * CF Bijih Nikel * HMA Nikel) + (% Fe * CF Besi ikutan * HMA Bijih Besi * 100) + (% Co * CF Kobalt ikutan * HMA Kobalt) + (% Cr * CF Krom ikutan * HMA Bijih Krom * 100)] * (1-MC)

Keterangan:

1. HPM Bijih Nikel adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk bijih nikel dalam US$/WMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam bijih nikel.

3. % Fe adalah kadar Fe dalam bijih nikel dengan ketentuan mineral ikutan besi dihitung ketika kadar Fe ≤ 35%.

4. % Co adalah kadar Co dalam bijih nikel dengan ketentuan mineral ikutan kobalt dihitung ketika kadar Co ≥ 0,05%.

5. % Cr adalah kadar Cr dalam bijih nikel.

6. CF Bijih Nikel adalah Corrective Factor Bijih Nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi bijih nikel pada HPM Bijih Nikel dengan ketentuan: a. CF untuk bijih nikel dengan 1,6% Ni = 30%. b. nilai CF akan naik-turun sebesar 1% setiap terjadi kenaikan/penurunan kadar Ni sebesar 0,1%.

See also  Memuliakan Pahlawan Devisa, Menteri Mukhtarudin Tekankan Nilai Kemanusiaan di Kementerian P2MI

7. CF Besi ikutan adalah Corrective Factor Besi ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral besi ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 30%.

8. CF Kobalt ikutan adalah Corrective Factor Kobalt ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral kobalt ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 30%.

9. CF Krom ikutan adalah Corrective Factor Krom ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral krom ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 10%.

10. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM Bijih Nikel.

11. HMA Bijih Besi adalah harga mineral acuan bijih besi dalam formula perhitungan HPM Bijih Besi.

12. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM Bijih Kobalt.

13. HMA Bijih Krom adalah harga mineral acuan bijih krom dalam formula perhitungan HPM Bijih Krom.

14. MC (Moisture Content) adalah persentase kadar air dalam bijih nikel.

Feronikel

Formula:

HPM Feronikel = (% Ni * HMA Nikel ) * CF

Keterangan:

1. HPM Feronikel adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk feronikel dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam feronikel.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 95%.

Mixed Hydroxide Precipitate (MHP)

Formula:

HPM MHP = (% Ni * HMA Nikel * CF Ni) + (% Co * HMA Kobalt * CF Co)

Keterangan:

1. HPM MHP adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dalam US$/DMT.

See also  Menkomdigi Meutya Hafid: Gunakan Momen Mudik untuk Latih Anak Kurangi Media Sosial

2. % Ni adalah kadar Ni dalam MHP.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF Ni adalah Corrective Factor nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas nikel yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 60%.

5. % Co adalah kadar Co dalam MHP.

6. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM.

7. CF Co adalah Corrective Factor kobalt, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas kobalt yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 100%.

Mixed Sulfide Precipitate (MSP)

Formula:

HPM MSP = (% Ni * HMA Nikel * CF Ni) + (% Co * HMA Kobalt * CF Co)

Keterangan:

1. HPM MSP adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Mixed Sulfide Precipitate (MSP) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam MSP.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF Ni adalah Corrective Factor nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas nikel yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 65%.

5. % Co adalah kadar Co dalam MSP.

6. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM.

7. CF Co adalah Corrective Factor kobalt, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas kobalt yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 30%.

Nickel Metal Shot (NMS)

Formula:

HPM NMS = % Ni * HMA Nikel * CF

Keterangan:

1. HPM NMS adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Nickel Metal Shot (NMS) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam NMS.

See also  Gubernur Lemhannas Ace Hasan Ungkap Dampak Besar Program Makan Gratis bagi Ekonomi Daerah

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 100%.

Nickel Pig Iron (NPI)

Formula:

HPM NPI = % Ni * HMA Nikel * CF

Keterangan:

1. HPM NPI adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Nickel Pig Iron (NPI) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam NPI.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 85%.

Ingot Nikel

Formula:

HPM Ingot Nikel = HMA Nikel

Keterangan:

1. HPM Ingot Nikel adalah harga patokan mineral logam ingot nikel dalam US$/DMT.

2. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

Nickel Matte

Formula:

HPM Nickel-Matte = Konstanta * (% Ni+%Co) * HMA Nikel

Keterangan:

1. HPM Nickel-Matte adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk nickel matte dalam US$/DMT.

2. Konstanta ditetapkan sebesar 78%.

3. % Ni adalah kadar Ni dalam nickel matte.

4. % Co adalah kadar Co dalam nickel matte.

5. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

Tak cuma produk nikel, terdapat juga HPM terbaru untuk produk Timbal, Seng, Bauksit, Besi, Logam Emas dan Perak, Timah, Tembaga, Mangan, Krom hingga Titanium.

CATEGORIES
TAGS
Share This