Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Dorong Indonesia Masuk Rantai Nilai Global Industri Semikonduktor

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Dorong Indonesia Masuk Rantai Nilai Global Industri Semikonduktor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen memperkuat industri nasional berbasis teknologi tinggi, termasuk pengembangan industri semikonduktor, sebagai fondasi penting bagi transformasi industri dan kemandirian teknologi Indonesia.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto untuk memperkuat struktur industri nasional dan memperdalam hilirisasi berbasis inovasi.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, upaya pengembangan ekosistem semikonduktor nasional bukan langkah yang baru, melainkan telah dibangun secara konsisten oleh Kemenperin dalam beberapa tahun terakhir.

“Dalam lima tahun terakhir, Kemenperin telah secara aktif mengambil inisiatif untuk terlibat langsung dalam pengembangan chip design,” ujarnya dalam siaran pers Kememperin, Selasa (13/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Agus seusai melakukan pertemuan dengan pengurus Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC) di Jakarta, Selasa.

Agus menjelaskan bahwa keterlibatan Kemenperin dalam pengembangan chip design telah dimulai sejak 2019 dan dilanjutkan pada 2022 melalui pameran Hannover Messe.

Kala itu, Indonesia mulai membangun komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan pelaku industri semikonduktor global. Pada ajang Hannover Messe, Kemenperin melakukan pembicaraan awal dengan sejumlah perusahaan teknologi global.

Langkah ini menjadi strategi awal Indonesia untuk masuk ke rantai nilai global industri semikonduktor melalui pendekatan yang realistis dan terukur.

Agus mengatakan bahwa Kemenperin juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Apple yang mencakup komitmen pengembangan kegiatan research and development (R&D) di Indonesia melalui kolaborasi bersama ICDeC.

Dalam kerja sama tersebut, pengembangan brainware atau sumber daya manusia (SDM) nasional menjadi salah satu fokus utamanya. Upaya ini telah menunjukkan kemajuan melalui pengoptimalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Kerja sama ini menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mulai membangun kapabilitas sebagai bagian dari ekosistem inovasi global, khususnya dalam pengembangan chip design,” ungkap Agus.

See also  Rapat Maraton Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Jelang Peresmian RDMP Balikpapan oleh Presiden Prabowo

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar ini turut menyampaikan terimakasih kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) karena program pengembangan chip design telah masuk Blue Book Bappenas yang dijalankan melalui ICDeC.

Proyek tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan industri nasional berbasis teknologi tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan industri semikonduktor telah menjadi agenda lintas kementerian dan masuk perencanaan pembangunan nasional.

Untuk mendukung implementasi roadmap tersebut, Kemenperin juga telah menyiapkan infrastruktur fisik pengembangan chip design. Salah satunya melalui penyediaan satu lantai khusus di Indonesia Manufacturing Center (IMC) sebagai wadah kolaborasi riset, pengembangan, dan inovasi chip design nasional.

“Dalam lima tahun terakhir, Kemenperin juga semakin aktif mendorong kegiatan R&D chip design, termasuk melalui penyediaan infrastruktur pendukung untuk pengujian desain chip,” kata Agus.

Hal tersebut, lanjut dia, menjadi bagian penting untuk memastikan hasil desain dapat memenuhi standar industri dan siap masuk ke tahap berikutnya dalam rantai nilai semikonduktor.

Indonesia Semiconductor Summit 2026 Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem dan membangun kesadaran nasional terhadap pentingnya industri semikonduktor, Agus dijadwalkan menjadi salah satu keynote speaker pada agenda Indonesia Semiconductor Summit 2026 yang diselenggarakan ICDeC pada 29–30 Januari 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB) Innovation Park, Bandung.

Forum tersebut akan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta mitra global untuk membahas arah kebijakan, peta jalan, dan peluang kolaborasi pengembangan industri semikonduktor nasional.

“Forum seperti Indonesia Semiconductor Summit menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, serta memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” kata Agus.

Ia menegaskan bahwa Kemenperin memandang agenda Indonesia Semiconductor Summit sebagai bagian penting untuk memperkuat ekosistem semikonduktor nasional secara berkelanjutan.

See also  Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pastikan Energi untuk Rakyat: Lifting Migas 2025 Tembus 605 Ribu Barel per Hari

Agus menyebut, seluruh langkah tersebut dirangkum dalam Roadmap Pengembangan Ekosistem Semikonduktor Indonesia, yang disusun secara bertahap dengan fokus pada desain chip, pengembangan talenta nasional, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan mitra global.

“Kemenperin memandang pengembangan industri semikonduktor sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan dan daya saing industri nasional. Oleh karena itu, kolaborasi dengan ICDeC dan seluruh pemangku kepentingan akan terus kami perkuat agar Indonesia dapat menjadi bagian penting dari rantai nilai global industri semikonduktor,” ungkapnya. (sumber)

CATEGORIES
TAGS
Share This